Pesan Nasi Tumpeng Terbaik di Kramat Pela Jakarta Selatan

Pesan Nasi Tumpeng Terbaik di Kramat Pela – Bisa Anda lakukan di sini. Kami menyediakan beragam jenis tumpeng untuk berbagai keperluan seperti acara ulang tahun, pernikahan, syukuran dan lain sebagainya. Secara umum terdapat dua jenis nasi tumpeng, yaitu nasi tumpeng putih dan kuning. Apa sajakah perbedaan di antara keduanya? Berikut adalah informasinya.

Pesan Nasi Tumpeng Terbaik di Kramat Pela

Pesan Nasi Tumpeng Terbaik di Kramat Pela Jakarta Selatan

  1. Jenis Nasi

Sesuai dengan namanya, nasi tumpeng kuning menggunakan nasi kuning sebagai bahan pembuatannya. Warna kuning tersebut dihasilkan oleh pewarna alami yaitu kunyit. Sementara itu, nasi tumpeng putih menggunakan bahan nasi putih biasa atau bisa juga menggunakan nasi uduk. Anda bisa pesan nasi tumpeng terbaik di Kramat Pela Jakarta selatan murah untuk kedua jenisnya.

  1. Makna

Makna yang terkandung dalam dua jenis nasi tumpeng ini juga memiliki perbedaan. Nasi tumpeng putih melambangkan kebersihan atau kesucian dalam adat Jawa. Sedangkan nasi tumpeng kuning melambangkan kekayaan, kemakmuran, dan kesejahteraan. Bagi Anda yang ingin membeli nasi tumpeng putih ataupun kuning, kami jual nasi tumpeng di Kramat Pela Jakarta Selatan.

  1. Penggunaan

Nasi tumpeng putih yang melambangkan kesucian biasanya digunakan pada upacara keagamaan, pernikahan, dan lain sebagainya. Sedangkan nasi tumpeng kuning yang melambangkan kemakmuran biasanya digunakan pada kelahiran, ulang tahun, khitanan, dan acara-acara syukuran lainnya.

Perbedaan Lauk-pauk Pada Nasi Tumpeng Putih dan Kuning

Perbedaan lain antara nasi tumpeng putih dan kuning terletak pada lauk-pauk yang digunakan. Nasi tumpeng putih menggunakan pelengkap berupa sayur urap, telur rebus utuh, ikan asin dengan baluran tepung, rempeyek, sayur lodeh kluwih, tempe dan tahu bacem, bongko, pelas dan ayam yang dimasak dengan menggunakan bumbu opor putih.

baca juga  Pesan Nasi Tumpeng Terbaik di Jati Padang Jakarta Selatan

Sementara itu, tumpeng nasi kuning dilengkapi dengan beberapa bahan seperti perkedel kentang, telur dadar yang diiris tipis, kering tempe/kering kentang/kering teri dan kacang, sambal goreng, krecek, abon, dan ayam goreng. Ayam yang digunakan tidak diolah secara utuh seperti pada nasi tumpeng putih, melainkan dipotong-potong terlebih dahulu.

Namun di zaman sekarang, penggunaan pelengkap ini tidak lagi terlalu kaku dan sifatnya tidak wajib. Lebih menyesuaikan dengan keinginan atau selera dari si pembuat. Selain itu, Anda juga bisa mengombinasikan atau memvariasikannya. Misalnya membuat nasi tumpeng putih menggunakan pelengkap dari nasi tumpeng kuning atau sebaliknya.

Tradisi Nasi Tumpeng

Pada awalnya, tumpeng dibuat untuk memuliakan gunung yang menjadi tempat bersemayam dewa-dewi. Bentuk kerucut dibuat dengan tujuan untuk meniru puncak gunung Mahameru yang dianggap suci. Namun ketika ajaran Islam masuk ke Pulau Jawa, tumpeng berkembang menjadi simbol yang digunakan pada acara syukuran, selamatan dan acara-acara lainnya.

Ketika berlangsung acara kenduri, selamatan, atau syukuran. Setelah pembacaan doa biasanya pucuk tumpeng akan dipotong lalu diberikan kepada orang yang paling penting dalam acara tersebut. Misalnya orang yang paling terhormat, paling dituakan, atau paling dimuliakan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa hormat kepada orang tersebut.

Setelah pemberian tumpeng kepada orang yang dihormati, maka selanjutnya seluruh orang yang hadir dalam acara bersama-sama menikmati tumpeng tersebut. Hal ini melambangkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan sekaligus sebagai momen untuk meningkatkan kerukunan dan kebersamaan.

Demikianlah informasi mengenai nasi tumpeng putih dan kuning. Jika Anda ingin memesan salah satu atau keduanya sekaligus, bisa pesan nasi tumpeng terbaik di Kramat Pela Jakarta selatan.

Sending
User Rating 5 (1 vote)

Tinggalkan Balasan